Gempa kembali guncang Aceh, 3 tewas
Sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan 27 orang lainnya mengalami luka-luka setelah gempa kembali mengguncang Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Rabu (20/2) sore.
Gempa kembali guncang Aceh, 3 tewas
Posted in Uncategorized on Februari 21, 2008 by rizal21Akibat Calo SPP, Universitas Jember Rugi Rp 2 Miliar
Posted in Uncategorized on Februari 21, 2008 by rizal21Kamis, 21/02/2008 11:12 WIB
Akibat Calo SPP, Universitas Jember Rugi Rp 2 Miliar
Ryma S – DetikSurabaya
Jember – Adanya praktek percaloan pembayaran SPP di Universitas Jember (Unej), pihak rektorat mengaku telah dirugikan sebanyak Rp 2 miliar. Praktek percaloan yang melibatkan dua mahasiswa ini telah mengelabui sedikitnya 500 mahasiswa dari tiga fakultas.
Hingga kini, pihak universitas masih mengusut kasus percaloan dan penipuan SPP itu.
Dua mahasiswa, diduga terlibat dalam aksi penipun ratusan mahasiswa di fakultas Hukum, Ekonomi dan Sastra. Dua mahasiswa, yang disebut-sebut sebagai ‘pengepul’ pembayaran SPP melalui jalur khusus itu adalah mahasiswa Fakultas Hukum dan mahasiswa Fakultas Sastra.
Aksi yang memakan kerugian sangat besar ini, diperkirakan terjadi sejak lima tahun silam. Uang pembayaran SPP para mahasiswa yang dititipkan ke dua pelaku dan disetor ke Bank Jatim, namun terdeteksi belum masuk ke rekening pihak universitas.
Vita. salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum Unej, yang menjadi korban penipuan mengungkapkan, kasus tadi terungkap setelah namanya bersama 170 mahasiswa lain dipampang dalam sebuah pengumuman dari Rektorat Unej. Pengumuman itu menyatakan, mereka belum membayar SPP.
Padahal, ia telah membayarnya dengan cara menitipkan kepada seorang kawan. Bahkan Vita mengaku mendapatkan subsidi sebesar Rp 50.000, dari jumlah sebesar Rp. 500.000, yang harus dibayarnya. Vita tidak menaruh curiga dengan pembayaran yang lebih murah itu, karena ia juga mendapatkan slip pembayaran SPP, dengan bukti paraf dan stempel aktifasi yang sama, dengan kawan lainya yang membayar melalui jalur resmi.
Akibat aksi penipuan tadi, dirinya dan sejumlah mahasiswa lain, terancam diskors atau dipotong jumlah mata kuliah yang seharusnya ditempuh. Sebab pihak universitas merasa belum menerima uang SPP ratusan mahasiswa itu.
Sementara itu, Pembantu Rektor II Universitas Jember, Agus Budihardjo merinci, pihaknya telah dirugikan sedikitnya Rp 2 milyar, akibat praktek ilegal itu. Terdapat sedikitnya 500 mahasiswa dari tiga fakultas yang tidak membayar SPP, tetapi berhasil melakukan aktifasi.
“Setelah ada pengecekan, ternyata mahasiswa-mahasiswa tadi, dapat menunjukkan slip pembayaran, ternyata slip itu palsu dan uang belum masuk ke rekening rektor di Bank Jatim,” ungkap Agus Budihardjo, Kamis (21/2/2008).
Karena itu, Agus menandaskan, sejauh ini, pihaknya tengah menyidik kasus ini. Sejumlah langkah yang dilakukan, adalah dengan meminta keterangan sejumlah mahasiwa yang menjadi korban dan pengepulnya. Ditanya tentang keterlibatan oknum Bank Jatim, Agus menyatakan, belum berani mengambil kesimpulan ke arah itu karena belum bisa dibuktikan keterlibatan mereka.
(bdh/bdh)
Fraksi PDIP DPR kembalikan insentif legislasi Rp 3,38 M
Posted in Uncategorized on Februari 21, 2008 by rizal21Fraksi PDIP DPR kembalikan insentif legislasi Rp 3,38 M
FPDIP DPR, Rabu (20/2), memenuhi janji untuk mengembalikan seluruh uang negara senilai Rp 3,38 miliar lebih yang telah diterima 109 anggota fraksi sebagai uang insentif pembahasan rancangan undang-undang (RUU) sepanjang tahun 2007.
Untung cuma tas
Posted in Uncategorized on Februari 21, 2008 by rizal21Untung cuma tas
Selain punya wajah lumayan cakep, Jon Koplo, mahasiswa yang berkampus di Pabelan ini termasuk berotak cerdas. Tak heran, meski hanya bermodal vespa tua dan kacamata minus yang selalu bertengger di hidungnya, ia berhasil menggaet Lady Cempluk, mahasiswi paling cantik di jurusannya.
Penertiban PKL di Dupak Diwarnai Protes
Posted in Uncategorized on Februari 21, 2008 by rizal21Penertiban PKL di Dupak Diwarnai Protes
Irawulan – DetikSurabaya
Surabaya – Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan Satpol PP Kecamatan Bubutan di sepanjang Jalan Dupak diwarnai protes, Kamis (21/2/2008).
Pedagang di Jalan Dupak menolak lapak-lapak tersebut dibawa oleh petugas. Namun puluhan petugas tetap mengangkut puluhan lapak dan di masukkan ke dua truk yang sudah disediakan.
“Pak…Lapak saya jangan dibawa. Ini sumber penghidupan keluarga saya,” kata salah satu pedagang, Ratmi kepada petugas dengan memelas sembari berusaha mempertahankan lapak dagangannya, Kamis (21/2/2008).
Permintaan Ratmi itu tidak digubris oleh petugas. Petugas justru menyuruh pedagang untuk datang ke kantor Satpol PP Bubutan. “Wis bu di kantor ae, nanti saja urusannya. Sing penting iki bersih (Sudah bu di kantor saja, urusan di sana. Yang penting jalan ini bersih),” teriak salah satu petugas Satpol PP.
Meski puluhan pedagang tetap ngotot mempertahankan lapak-lapaknya, akhirnya mereka pun menyerah. Pedagang hanya melihat saat petugas memasukkan semua barang-barang miliknya.
Sementara itu saat Satpol PP menuju kawasan Jalan Demak, tiba-tiba celinguan. Karena jalan-jalan yang biasa penuh dengan PKL menjadi bersih. Rupanya, pedagang terlebih dahulu membereskan lapak dan perlengkapannya serta memilih menutup dagangannya.
Melihat PKL Jalan Demak bersih oleh, petugas yang membawa 4 pick up dan 2 truk meneruskan perjalanannya ke beberapa kawasan Bubutan yang masih dipenuhi PKL. (fat/fat)
Hello world!
Posted in Uncategorized on Februari 21, 2008 by rizal21Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!